Home Daerah Pembangunan TPT di Keramatwangi Tanpa Papan Proyek, Diduga Sarat KKN

Pembangunan TPT di Keramatwangi Tanpa Papan Proyek, Diduga Sarat KKN

95
0
Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di sekitar kantor Desa Keramatwangi kecamatan Cikajang kabupaten Garut tanpa memasang papan proyek, Diduga Sarat KKN.

Garut (PI) – Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di sekitar kantor Desa Keramatwangi kecamatan Cikajang kabupaten Garut tanpa memasang papan proyek. Pembangunan yang sedang dikerjakan oleh pihak ketiga mendapat reaksi beragam dari masyarakat.

Warga sekitar kebingungan, lantaran proyek pembangunan tembok penahan tebing tidak jelas sumber dananya. Dengan adanya gejolak  di masyarakat Tim Pelita Investigasi langsung menyambangi kantor Desa Keramatwangi. Namun setelah sampai ke kantor desa, kebetulan Atep sebagai kepala desa tidak ada di tempat. Tim diterima oleh sekdesnya.

Saat dipertanyakan perihal proyek tersebut, Sekdes menyatakan bahwa pembangunan tersebut bukan dari dana desa (DD) melainkan dari aspirasi dewan. “Kami kurang begitu tau soal anggaranya,” ujarnya.

Proyek Pembangunan TPT di Desa Keramatwangi yang diduga proyek siluman mendapatkan reaksi beragam dari berbagai elemen masyarakat

Berdasarkan ungkapan warga yang tidak mau disebutkan namanya, setiap pembangunan yang ada di lingkungan Desa Keramatwangi selalu tidak memasang papan proyek dan pihak pemerintahan desa (pemdes) tidak transparan, seolah-olah ditutup-tutupi.

“Kami sebagai  warga merasa kecewa atas kinerja aparatur desa yang terkesan membodohi warganya,” ungkapnya.

Ketua LSM Aksi Warlan, SH kepada Pelita Investigasi menuturkan bahwa setiap pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah wajib memasan papan proyek/nama.

“Pemerintah sudah mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayayai negara wajib memasang papan nama proyek. Jangan seenaknya saja,” katanya.

Selain itu, kata Warlan, pe­masangan papan nama kegiatan proy­ek itu kan tujuannya untuk diketahui oleh masyarakat terkait jenis kegiatan, pengerjaan lokasi proyek, nomor kon­trak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

“Dengan tidak memakai papan proyek pekerjaan tersebut diduga sarat KKN dan terkesan proyek siluman,’’ tegasnya. (Tim Investigasi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here