Home Pendidikan Miftahu Sa’adah Realisasikan Dana Hibah Provinsi untuk RKB

Miftahu Sa’adah Realisasikan Dana Hibah Provinsi untuk RKB

39
0
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahu Sa'adah yang beralamat di Kampung Pasirnangka Desa Sukarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor yang mendapatkan bantuan pembangunan RKB yang bersumber dari Hibah Provinsi Perubahan (APBD) tahun 2020 senilai Rp 550.000.000'- dan sedang direalisasikan pembangunan tersebut.

BOGOR (PI) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berupaya memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat dampak Pandemi Covid-19 dengan mengakselerasi pembangunan. Anggaran tersebut bersumber dari dana  perubahan (APBD) Tahun 2020 (KUA-PPAS), menjadi acuan dalam mengejar target pembangunan guna mewujudkan Jawa Barat Juara.

Sementara itu, Pemprov Jabar telah menetapkan 9 prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2020. Salah satunya peningkatan akses pendidikan, desentralisasi pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata. Kemudian pendidikan agama dan tempat ibadah, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa, subsidi gratis untuk ekonomi lemah dan inovasi pelayanan publik serta penataan daerah.

Begitupun dengan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahu Sa’adah yang beralamat di Kampung Pasirnangka Desa Sukarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor yang mendapatkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang berasal dari anggaran Hibah Provinsi Perubahan (APBD) tahun 2020 senilai Rp 550.000.000′- dan sedang direalisasikan pembangunan tersebut.

Wartawan Pelita Investigasi bersama Ujang Najmudin Kepala MI Miftahu Sa’adah

Ketika awak media konfirmasi kepada Ujang Najmudin selaku Kepala MI Miftahu Sa’adah, mengatakan  tentunya kami berterimakasih kepada pemerintah atas bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan atas diperhatikanya sekolah kami. “Kami berharap dengan adanya bantuan Ruang Kelas Baru ini (RKB) bisa memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi murid-murid dan para guru dalam kegiatan belajar mengajar (KBM),” ujarnya.

Lanjut Ujang Najmudin, kami berharap kedepannya kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten agar memberikan anggaran untuk pembangunan perpustakaan dan toilet untuk murid dan para guru. (Isan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here