Home Pendidikan SMPN 1 Kencong peraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri oleh Menteri KLH

SMPN 1 Kencong peraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri oleh Menteri KLH

1323
0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab.Jember. Ir. Eko Heru Sunarso,MM

Jember-(PI). Program Sekolah Adiwiyata terbukti menciptakan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis, khususnya untuk kebutuhan belajar peserta didik. Secara otodidak peserta didik perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mendukung dan mewujudkan sumberdaya disekitar sekolah terdidik melek terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Ditemui diruang kerjanya di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kabid Tata  Lingkungan Ahmad Fauzi, S.Sos, MSi kepada jurnalis Pelita Investigasi mengungkapkan bahwa kepedulian lingkungan dunia pendidikan di kabupaten Jember semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019 kami membina satu (1) sekolah  Adiwiyata yaitu SMPN 1 Kencong yang berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Alhamdulillah tahun ini sudah ditetapkan sebagai sekolah adiwiyata mandiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

SMPN 1 Kencong Kab.Jember peraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

Tahun 2020 libur karena adanya wabah covid 19 sedangkan pada tahun 2021 ada 3 sekolah pelopor Adiwiyata tingkat SD yaitu SDN Panti 3, SDN  Kemuningsari Lor 02 Panti dan SDN Pakis 01 Panti. Sedangkan untuk Sekolah SMP ada 4 sekolah  Adiwiyata tingkat Kabupaten yaitu SMPN 1 Sumberbaru,SMPN 1 Tanggul, SMPN 1 Balung dan MTS Baitul Hikmah Tempurejo. Ungkap Ahmad Fauzi.

Lebih lanjut Ahmad Fauzi mengungkapkan untuk tahun 2022 melalui seleksi Dinas Pendidikan Jember dibawah naungan Dispendik ada lonjakan drastis usulan sekolah Adiwiyata kabupaten  sejumlah 122 sekolah yang diusulkan ke Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan dibawah naungan Kemenag usulan sekolah / Madrasah Adiwiyata sejumlah 48 sekolah/ madrasah, sehingga total untuk tahun 2022 yang akan dibina ada 170 sekolah Adiwiyata Kabupaten dan 4 sekolah Adiwiyata Propinsi.

Selain membina sekolah Adiwiyata DLH juga akan membina ECO PESANTREN dan DESA BERSERI sejumlah 31 desa sekabupaten Jember. Wes Wayahe Jember menjadi Kota Asri dan Indah. Pungkas Ahmad Fauzi.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jember, Ir. Eko Heru Sunarso, MM  mengapresiasi dan menyambut baik berkembangnya Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Jember ini, karena selain membantu menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekolah adiwiyata mampu mencetak kader- kader adiwiyata di sekolah, yang nantinya akan menjadi pelopor di masyarakat untuk turut menjaga lingkungannya masing-masing. Bisa dibayangkan berapa jumlah murid di sekolah adiwiyata yg nantinya akan menjadi pelopor pelestari lingkungan, ungkap Heru.

Sedangkan Sahroni,SPd Kepala Sekolah SDN Pakis 01 Kecamatan Panti salah satu sekolah pelopor Adiwiyata di Jember mengungkapkan pada bulan Januari 2022  ketiga SD sekolah Pelopor Adiwiyata akan  ada pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup dan di tindak lanjuti penilaian dari Team Adiwiyata. Sebenarnya maksud tujuan lembaga ini ikut program Adiwiyata bukan masalah sebuah penghargaan, akan tetapi ingin memberikan dasar pada anak-anak agar memahami, mencintai kebersihan, mencintai lingkungan hidup, memahami fungsi pepohonan dalam kehidupan kelestarian alam ini. Pungkas Sahroni.”( Lukman Hakim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here