Home Nasional PSI Jabar Adakan Pelatihan untuk Calon Tenaga Kerja

PSI Jabar Adakan Pelatihan untuk Calon Tenaga Kerja

41
0
Ketua DPD PSI Kabupaten Bandung Pinuji Slamet beserta jajaran pengurus DPW PSI Jabar mengunjungi workshop Pelatihan Pengelasan di Jl. Siliwangi No.77 Baleendah Kabupaten Bandung.

Bandung (PI) – DPW PSI Jabar memberikan kesempatan kepada calon tenaga kerja sektor formal maupun informal untuk mengikuti Pelatihan Keahlian (Skill) di berbagai bidang. Pelatihan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini diantaranya; Pelatihan Digital Marketing, Pelatihan Bahasa Inggris, Perhotelan dan Pelatihan Teknik Pengelasan.

Marshall Candra Ketua DPW PSI Jabar kepada wartawan mengatakan, animo masyarakat Jawa Barat untuk mengikuti pelatihan tersebut cukup tinggi. Pendaftaran peserta yang dibuka secara online sudah mencapai ratusan. Bagi yang berminat mengikuti pelatihan daftar segera https://psijabar.id/pelatihan-solidaritas.

“Baru beberapa hari kita buka pendaftaran secara online, pesertanya cukup banyak, ada 250 orang,” ujarnya.

Dikatakan Marshall, Pelatihan dibimbing oleh instruktur professional yang ahli di bidangnya. Pelatihan tersebut terbagi dalam beberapa sesi, yaitu teori dan praktek di workshop yang telah disediakan DPW PSI Jabar. Nantinya, peserta akan dibimbing hingga mahir di bidangnya dan mendapatkan sertifikat.

Untuk sesi teori, lanjut Marshall, Pelatihan dilaksanakan di gedung pertemuan (meeting room) Lt.3 kantor DPW PSI Provinsi Jawa Barat, Jln Abdul Rahman Saleh No.9 Bandung. Selanjutnya, untuk sesi praktek sudah disiapkan workshop untuk peserta pelatihan.

Ir. Adi Sukardi Kepala Bidang Ketenagakerjaan DPW PSI Jabar yang juga Ketua Indonesian Welding Association (IWA) mengatakan, kompetisi bursa tenaga kerja semakin ketat, terutama pekerja pada sektor keahlian khusus. Di era persaingan global dimana tenaga kerja kita harus bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Sehingga belakangan sudah banyak TKA mengisi berbagai jabatan dan profesi di Indonesia. Bahkan menurut Adi, untuk mega proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) harus menggunakan TKA yang mayoritas dari China hanya untuk posisi tukang las.

Menurut Adi, harus diakui, tenaga kerja kita masih banyak kekurangan dibanding dengan TKA untuk mengerjakan pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Ditambah lagi dengan mental bangsa kita yang kurang memiliki disiplin yang tinggi. Untuk itu ia sangat mendukung agenda Jokowi yang selalu mendengungkan ‘Reformasi Mental’.

“Melalui Pelatihan yang diadakan DPW PSI Jawa Barat, saya mengajak para generasi muda generasi milenial untuk membekali diri dengan keahlian (Skill),” pungkasnya. *(Elisa Nurasri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here