Daerah

Dalam Waktu Dekat ALIANSI AJAMSI TIPIKOR Sergera Laporkan, Dugaan Manipulasi Data Dapodik, Di Beberapa PKBM di Kabupaten Bandung

Kab Bandung-(PI). Koordinator AJAMSI TIPIKOR (ALIANSI JURNALIS ADVOKAT LBH LSM ORMAS  AWASI TIPIKOR) koordinator wilayah jawa barat, Wiranata, menyampaikan ke awak media diruang kerjanya, Dalam waktu dekat, Kami  akan segera melaporkan  terkait dugaan penyimpanngan dan manipulasi data dapodik peserta didik dan prilaku pungli di beberapa Pusat  Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hususnya diruang lingkup dinas pendidikan kabupaten Badung Jawa Barat.

Kemudian Wiranata mengatakan sebagai sosial kontrol, ALIANSI AJAMSI , telah melakukan Investigasi kebeberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Di Kabupaten Bandung Jawa Barat.  Hasil Investigasi mendapatkan temuan di Beberapa PKBM,  Dugaan  peserta didik yang dimasukan data Dapodik tidak sesuai dengan daptar “peserta didik yang terdaptar di PKBM tersebut, artinya peserta didik yang ada Di PKBM tidak sesuai dengan  data Dapodik, perbuatan manipulasi data dapodik, perbuatan pungli juga, diduga  dilakukan oleh ketua forum PKBM kabupaten kepada pengurus PKBM  dengan besaran antara 5% sampai dengan 10% dari alokasi BOP yang di terima setiap PKBM.

Lanjut masih di ruang lingkup PKBM juga terjadi  monopli pengadaan soal PAS (penilaian akhir semester) bagi peserta didik yang diduga oleh ketua forum dengan menentukan tarif harga soal bagi siswa kelas ahir, Paket A. Rp. 25.000. Paker B. Rp. 33.000. Paket C. Rp. 39.000. Berdasar ketentuan pengadaan soal bagi siswa pkbm di kelola  guru PKBM  masing-masing,”Tandasnya

Kemudian Wiranata menjelaskan perbedaan data siswa dengan dapodik seperti contoh di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM   yang  diduga yang di daptarka Dapodiknya 207 data siswanya Cuma  55,  Dana Bantuan Oprasionalnya BOP Rp; 90,010, 000, yang seperti Ini terjadi di beberapa PKBM di Kabupaten Bandung, sedangkan julah PKBM Kabupaten Bandung dengan Jumlah Bantuan Oprasional siswanya senilai Rp.16.000.000.000.

Saat ini kami  lagi penyusunan dan pengumpulan data, dalam waktu dekat mungkin selesai, dari hasil peneleaahan ALIANSI  sementara dapat di simpulkan terjadi perbuatan merugikan keuangam negara,  dan kami akan segera  melaporkan Ke Aparat PenegakHukum (APH), dan menyerahkan berkas-berkas yang ada,” pungkas wiranata,Tim.Bersambung…………………..

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button