Beranda Daerah Lima Pasien Menunggu Berjam-Jam di IGD RSUD Soekardjo: Ruang Penuh atau Konsultasi...

Lima Pasien Menunggu Berjam-Jam di IGD RSUD Soekardjo: Ruang Penuh atau Konsultasi yang Lambat?

3
0

TASIKMALAYA | Pelita Investigasi — Lima pasien dengan salah satunya di diagnosis penyakit jantung dan paru masih tertahan di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya hingga Senin malam, 28 September 2026. Pasien-pasien tersebut belum mendapatkan penanganan khusus maupun pemindahan ke ruang perawatan, padahal sudah menunggu berjam-jam.

Salah satu pasien diketahui masuk IGD sejak pukul 15.30 WIB dalam kondisi lemah. Hingga malam hari, pasien tersebut masih berada di IGD tanpa kejelasan langkah selanjutnya.

Pihak IGD awalnya menyebutkan ketersediaan tempat tidur sedang penuh. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat masih ada ruangan kosong di Gedung Mawar. Saat dikonfirmasi ulang, alasan berubah — pasien dikatakan masih menunggu hasil konsultasi dengan dokter terkait.

“Kondisi rumah sakit sedang penuh, belum ada ruangan. Pasien masih menunggu jawaban konsultasi dari dr. Siti. Kemungkinan dokter masih ada praktik yang sedang ditindaklanjuti,” demikian keterangan pihak IGD.

Penundaan Berjam-Jam Dikhawatirkan Berisiko

Penjelasan tersebut memunculkan kekhawatiran. Jika penundaan pemindahan pasien hanya karena menunggu keputusan satu dokter hingga berjam-jam, hal itu dikhawatirkan berdampak buruk pada kondisi pasien yang membutuhkan penanganan segera. Masyarakat mempertanyakan alur penanganan pasien gawat dan mekanisme ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit tersebut.

Manajemen Diminta Buka Data Ketersediaan Ruang

Pihak manajemen RSUD dr. Soekardjo diharapkan segera memberikan penjelasan resmi dan transparan mengenai:

– Data ketersediaan tempat tidur secara aktual

– Mekanisme dan batas waktu proses konsultasi antar-dokter

– Langkah penanganan pasien yang tertahan di IGD dalam kondisi butuh perawatan khusus

Pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan keberimbangan. Konfirmasi resmi dari pihak rumah sakit masih ditunggu guna melengkapi fakta di lapangan.(DRA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini