Home Pendidikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Biarkan Gedung Sekolah SDN Babakan Talang 1 Ambruk,

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Biarkan Gedung Sekolah SDN Babakan Talang 1 Ambruk,

69
0

Bandung KBB-(P. Kondisi memprihatinkan tengah menyelimuti dunia pendidikan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat. SDN Babakan Talang 1 yang berada di Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, ambruknya akibat pergerakan tanah pada 29 Februari 2024 lalu. Hingga kini, belum ada kepastian pembangunan kembali sekolah tersebut, meski Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat telah menyatakan kesiapannya.

Bangunan sekolah yang selama ini menjadi tempat belajar anak-anak di wilayah terpencil itu runtuh nyaris total, hanya meninggalkan puing-puing dan trauma bagi warga sekitar. Pergerakan tanah yang terus berlangsung membuat lokasi tersebut dinyatakan tidak layak untuk kembali dibangun.

Menurut wargasekitar Pihak Disdik KBB pun sebenarnya sudah melakukan pengecekan ke lapangan tak lama setelah kejadian. Dalam pernyataannya, pihak dinas menyebut siap melakukan pembangunan kembali, asalkan permasalahan tanah bisa diselesaikan lebih dulu.

“Kami sudah survei langsung ke lokasi tak lama setelah kejadian. Secara teknis dan anggaran, kami siap bangun kembali sekolah tersebut, tetapi status dan kondisi tanahnya harus jelas dan aman untuk dibangun,” ujar salah satu pejabat Disdik KBB saat dikonfirmasi.

Permasalahan status lahan rupanya menjadi penghambat utama. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tanah tempat berdirinya SDN Babakan Talang 1 masih bermasalah secara administrasi dan rawan bencana, sehingga perlu relokasi ke lokasi yang lebih aman.

Tokoh masyarakat, Warga dan para orang tua siswa berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret. Saat ini, anak-anak terpaksa belajar di lokasi sementara yang minim fasilitas dan jauh dari standar kenyamanan dan keselamatan.

Lanjut “Kami minta pemerintah serius menangani ini. Jangan sampai anak-anak diabaikan hak pendidikannya. Mereka sudah cukup menderita dengan kondisi sekarang,” ujar Asep, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah desa dan kecamatan disebut sudah mengusulkan lahan alternatif yang lebih aman untuk pembangunan sekolah baru. Namun proses koordinasi antar instansi belum membuahkan hasil pasti.

Tragedi ambruknya SDN Babakan Talang 1 menjadi tamparan bagi semua pihak agar lebih memperhatikan keselamatan dan kualitas fasilitas pendidikan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Rongga.

Kini, warga hanya bisa menunggu komitmen nyata dari pemerintah daerah agar pendidikan di wilayah mereka tak terus terabaikan. Sekolah bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol harapan masa depan anak-anak bangsa,” (Budiman).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here