Beranda Daerah Mantan Humas BUMDes Desa Cinangsi Desak Audit Lapangan: “Jangan Ada Kongkalikong, Buka...

Mantan Humas BUMDes Desa Cinangsi Desak Audit Lapangan: “Jangan Ada Kongkalikong, Buka Semua Pengelolaan BUMDes”

3
0

Subang – Pelita Investigasi | Mantan Humas BUMDes Desa Cinangsi, Dasuki Rahayu, meminta Inspektorat Kabupaten Subang melakukan audit lapangan secara menyeluruh terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Cinangsi. Menurutnya, pemeriksaan tidak cukup hanya berdasarkan dokumen administrasi, tetapi harus disertai pengecekan langsung terhadap aset, kegiatan usaha, serta pemanfaatan penyertaan modal.

Dalam wawancara dengan Pelita Investigasi, Dasuki menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian mengenai perkembangan BUMDes sejak didirikan. Menurutnya, hingga saat ini manfaat BUMDes bagi masyarakat masih menjadi tanda tanya.

“Yang kami minta adalah audit yang objektif dan menyeluruh. Jangan hanya memeriksa berkas, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar proses pemeriksaan dilakukan secara profesional, independen, dan bebas dari praktik persekongkolan.

“Kalau memang ada audit, jangan sampai ada kongkalikong. Audit harus jujur, transparan, dan sesuai aturan agar masyarakat mendapatkan kepastian yang sebenarnya,” tegasnya.

Dasuki menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menuduh adanya penyimpangan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi. Menurutnya, dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui proses audit yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sebelum ada hasil audit, kita tidak boleh menyimpulkan telah terjadi penyelewengan. Tetapi apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran, tentu harus diproses dan diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Selain itu, ia berharap pengurus BUMDes bersama Pemerintah Desa dapat membuka informasi kepada masyarakat mengenai besaran penyertaan modal, kegiatan usaha yang dijalankan, laporan keuangan, serta manfaat yang telah dihasilkan bagi desa.

Menurut Dasuki, BUMDes seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan mengelola potensi lokal secara profesional, bukan hanya memiliki aset berupa bangunan atau kendaraan tanpa aktivitas usaha yang jelas.

Pelita Investigasi mendorong Inspektorat Kabupaten Subang, Pemerintah Desa Cinangsi, dan pengurus BUMDes untuk memberikan penjelasan resmi kepada publik mengenai kondisi pengelolaan BUMDes, realisasi anggaran, serta perkembangan unit usaha yang dijalankan.

Redaksi Pelita Investigasi juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah desa , BPD. (Permana.WT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini