Beranda Figur KIPRAH SANUDIN ALIAS KANG WAGE: 14 TAHAN SIAGA 24 JAM ANTAR WARGA...

KIPRAH SANUDIN ALIAS KANG WAGE: 14 TAHAN SIAGA 24 JAM ANTAR WARGA BEROBAT, TANPA PAMRIH DAN TANPA UPAH

4
0

SUBANG,PURWADADI — Pelita Investigasi, Bukan saat masa pemilihan kepala desa saja ia hadir di tengah masyarakat. Sudah 14 tahun lamanya, Sanudin — akrab disapa Kang Wage — senantiasa bergerak menolong warga Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, yang membutuhkan bantuan pengantar berobat ke rumah sakit.

Bagi warga, kehadirannya bukan sekadar pencitraan politik. Ia sudah melakukannya jauh sebelum ada ajang pencalonan jabatan.

“Kang Wage itu bukan muncul saat ada pemilihan saja. Sudah belasan tahun ia bantu warga yang butuh kendaraan berobat. Berbeda dengan calon lain yang turun hanya saat butuh suara,” ujar Kang Ujang, warga Desa Purwadadi Barat, kepada awak media.

Ratusan Warga Pernah Dibantu

Selama lebih dari satu dekade, ratusan warga telah merasakan langsung pertolongan Kang Wage. Baik warga yang menderita sakit parah maupun korban kecelakaan, ia antarkan ke rumah sakit dengan ikhlas, tanpa memungut biaya sepeser pun.

Dengan kendaraan yang ia siagakan layaknya ambulan pribadi, Kang Wage siap melayani warga 24 jam nonstop, siang maupun malam, kapan pun ada keadaan darurat.

“Kami membantu karena Allah semata, untuk warga yang tidak mampu. Tidak ada pamrih, tidak ada bayaran. Siapa pun yang butuh, kapan pun, saya siap antar,” tutur Kang Wage dengan tulus.

Nyawa Istri dan Anak Terselamatkan Berkat Cepatnya Pertolongan

Salah satu warga yang merasakan betapa berharganya pertolongan Kang Wage adalah Asep. Ia tak henti-hentinya berterima kasih atas tindakan cepat Kang Wage yang telah menyelamatkan nyawa istri dan anaknya saat proses persalinan mendesak.

“Andaikan tidak ada bantuan Kang Wage, mungkin istri saya yang melahirkan tidak tertolong. Berkat ia segera merujuk istri saya ke RSUD Ciereng, nyawa istri dan anak saya selamat,” ungkap Asep dengan mata berkaca-kaca.

Kisah Asep hanyalah satu dari sekian banyak cerita nyata. Tiap hari, Kang Wage siaga dengan kendaraannya, memastikan warga Desa Purwadadi Barat tak kesulitan akses ke fasilitas kesehatan. Bagi masyarakat, kehadirannya adalah jaminan harapan di saat-saat paling sulit.

Pelayanan Gratis, Tulus, dan Setia 

Kang Wage berjanji akan terus melayani warga tanpa pamrih. Baginya, melayani bukan alat meraih kekuasaan, melainkan panggilan hati untuk meringankan beban sesama.

“Pelayanan untuk masyarakat harus gratis, tulus, dan tanpa menunggu balasan. Saya akan tetap ada di sini, untuk warga Purwadadi Barat,” tegasnya.

Kiprah Kang Wage menjadi bukti bahwa pengabdian sejati tidak diukur dari janji manis di atas panggung, melainkan dari keteguhan hadir di tengah rakyat — hari ini, kemarin, dan selama belasan tahun yang lalu.(Enjang Black)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini