Home Berita Utama Kepala BBWS Cimanuk – Cisanggarung Seolah-Olah Memperbolehkan Mengunakan Matrial Kualitas Buruk

Kepala BBWS Cimanuk – Cisanggarung Seolah-Olah Memperbolehkan Mengunakan Matrial Kualitas Buruk

120
0

Indramayu-(PI). Humas Komite penyelamat Aset Harta Negara ,  Surat Jawaban dari Dinas BBWS Cimanuk – Cisanggarung yang di tanda tangan oleh kepala balai BBWS yang bersangkutan, terkait surat konfirmasi / klarifikasi yang di layangkan LSM Komete Penyelamatan Aset Harta Negara ( KPAHN) yang di tujukan kepada Kepala Balai BBWS Cimanuk – Cisanggarung, dengan tujuan, memberikan informasi, sesuai yang di amanatkan UU atas Peran serta masyarakan dan kerterbukaan informasi pubik (KIP)

Bahwa Proyek Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah Di BBWS Cimanuk Cisanggarung ( Inpres Tahap – III) D. I Cipondoh, D.I Cibelerang, D.I Cipapan, D.I Lebiah, Kab. Indramayu dengan Nilai Anggaran Rp 14.836.765.893,98, yang di kerjakan PT WASKITA KARYA ( Persero) Tbk di duga dikerjakan tidak sesuai spesikasi, dari hasil team invesigasi dari KPAHN menemukan pengerjaan yang sedang dilaksanakan sudah mengalami keruksakan, bahkan di beberapa titik yang masih dalam pelaksanaan pengerjaan terlihat jelas, adukan yang sudah terpasang tidak mengeras, adukanya rapuh.

Ketika kita ambil pakai tangan di kepal langsung rapuh, seperti tanah lumpur, pasangan batu TPT saluran irigasi dikerjakan pada genangan air, tampa ada pengeringan terlebih dahulu, pasir yang di gunakan pasir kali yang mengandung kadar tanah lumpur yang sangat tinggi, sedang matrial baru yang digunakan baru banyak terpasang baru marus, kropos, warna merah, dan di duga selain kualitas butiran matrial pasir dan batu yang buruk, diduga pemakaian semen tidak sesuai takaran, atau adanya pengurangan volume semen.

Para pekerjapun tidak menggunakan APD, Poin dalam surat konfirmasi yang layangkan LSM KPAHN tersebut di jawab oleh pihak Dinas BBWS Cimanuk – Cisanggarung yang bertanda tangan atas Nama Dwi Agus Kuncoro. ST. MM. MT sebagai Kepala Balai BBWS Cimanuk – Cisanggarung pada tanggal 11 Desember 2025 , dengan Poin Poin diantaranya : 1 Bahwa para pekerja di lapangan telah melaksanakan dan melengkapi dengan alat pelindung diri ( APD) 2. Pasir dan Batu belah yang digunakan untuk pekerjaan sudah sesuai mengacu kepada gambar kerjab dan spesifikasi teknik dan diawasi oleh konsultan beserta tim direksi, 3 Adukan semen dan pasir sudah mengacub pada spesifikasi teknis dan diawasi oleh tim direksi dan konsultan supervisi. 4 Dalam pekerjaan pemasangan baru untuk galian pondasi dilakukan sesuai gambar kerja yang telah disetujui oleh konsultan supervisi dan direksi teknis.

Dengan adanya jawaban seperti itu menurut analisa beberapa sumber, menyimpulkan dan mengedintiksi, bahwa, kepala Balai Besar Cimanuk-Cisanggarung Dwi Agus Kuncoro. ST. MM. MT sangat jauh dengan kondisi kenyataan dilapangan,   temuan tim KPAHN seperti matrial pasir yang seperti tumpukan lumpur, retak karena sudah mengering, dan di kepal juga tidak puyar , karena kalau itu pasir tidak mengandung kadar tanahnya tinggi, ketika tumpukan pasir mulai mengering tidak akan terjadi retakan seperti tumpukan lumpur yang mulai mengering, terus kalau mutu matrial pasir dan batunya benar terus campuran semennya sesuai aturan, adukan yang sudah menempel lebih dari 1 hari pasti akan mengeras, tidak akan ada adukan rapuh, di ambil pakai tangan di remas acur kaya lumpu,”( TM RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here