SUBANG | PELITA INVESTIGASI – Puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rosela Indah, yang berlokasi di lingkungan Kelurahan Cigadung, berkunjung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Pasir Kareumbi 03, Selasa (21/7). Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para siswa untuk melihat langsung proses pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang setiap hari mereka terima di sekolah.
Dalam kunjungan edukasi ini, para siswa dipandu berkeliling melihat dapur pengolahan mulai dari persiapan bahan baku, tahap pengolahan, hingga penyiapan makanan untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah. Mereka tampak antusias memperhatikan setiap tahapan, serta bertanya kepada petugas yang bertugas.
Kepala Sekolah SDN Rosela Indah, Ibu Llis Yuliah, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan ganda: menumbuhkan kepercayaan sekaligus memberikan pemahaman nyata kepada para siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi.
“Melalui kunjungan langsung ini, kami ingin anak-anak tidak hanya menerima makanan saja, tetapi juga paham bagaimana makanan yang mereka makan setiap hari diolah. Mereka bisa melihat sendiri kebersihan tempat, kerapian pengolahan, dan standar yang diterapkan. Ini akan menanamkan kesadaran untuk lebih menghargai makanan dan memahami pentingnya gizi bagi tubuh,” ujarnya.

Kebersihan dapur dan kelengkapan peralatan yang higienis menjadi hal yang paling menarik perhatian para siswa. Mereka juga memastikan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku.
Salah satu siswa, Hasan, mengaku sangat senang dan takjub bisa melihat langsung tempat pembuatan makanan yang setiap hari dinikmatinya bersama teman-teman di sekolah.
“Saya senang sekali bisa lihat dapurnya. Ternyata bersih sekali, alat-alatnya bagus, dan orang-orangnya bekerja dengan rapi. Sekarang saya jadi tahu makanan yang kami makan di sekolah dibuat dengan hati-hati dan sehat,” ungkapnya dengan gembira.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pembentukan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak, serta mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan penyedia layanan program Makan Bergizi Gratis demi kesejahteraan tumbuh kembang anak didik.(Enjang Black)











