Subang-(PI). Kondisi jalan lingkungan di RT 010 Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, menjadi sorotan tajam masyarakat. Jalan yang diduga belum lama dikerjakan kini mengalami kerusakan cukup parah sehingga memunculkan dugaan pekerjaan tidak mengacu pada spesifikasi teknis PUPR.
Kerusakan jalan tersebut membuat warga kecewa karena pembangunan yang menggunakan anggaran negara seharusnya memiliki kualitas dan daya tahan yang baik. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sebaliknya.
Ketua KOMPAK, Dedi Rosyadi SM HK, meminta pihak Inspektorat dan Kejaksaan segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek jalan lingkungan tersebut.
“Kalau pekerjaan baru sudah rusak, tentu patut dipertanyakan kualitas pekerjaan dan pengawasannya. Kami meminta Inspektorat dan Kejaksaan turun langsung melakukan pengecekan lapangan agar semuanya terang benderang,” tegas Dedi Rosyadi.

Menurutnya, pemeriksaan perlu dilakukan mulai dari spesifikasi material, volume pekerjaan, ketebalan jalan, hingga kesesuaian realisasi dengan RAB dan perencanaan teknis.
Selain proyek jalan, KOMPAK juga menyoroti dugaan minimnya transparansi pengelolaan BUMDes Desa Kiarasari. Warga mengaku tidak mengetahui secara jelas program usaha maupun penggunaan anggaran BUMDes.
Ironisnya, masyarakat juga mempertanyakan keberadaan kantor atau sekretariat BUMDes yang dinilai tidak terlihat jelas seperti desa-desa lain pada umumnya. Kondisi tersebut memunculkan dugaan lemahnya keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintahan desa.
“Keterbukaan informasi publik itu penting. Jangan sampai masyarakat tidak tahu program BUMDes berjalan atau tidak, anggarannya digunakan ke mana, bahkan kantor BUMDes pun tidak jelas keberadaannya,” lanjut Dedi.
Masyarakat berharap pihak Kecamatan Compreng, Inspektorat Kabupaten Subang, hingga aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan agar dugaan penyimpangan kualitas pembangunan serta pengelolaan program desa dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.( permana WT)











