SUBANG – (PI). Semarak Hari Raya Idul Adha turut dirasakan oleh penyandang disabilitas tuna rungu yang berada di Kabupaten Subang. Melalui Komunitas Tuna Rungu Kabupaten Subang yang dipimpin oleh Ustad Abu Yusup, kegiatan berbagi daging kurban dilaksanakan sebagai wujud persaudaraan dan kepedulian sesama umat manusia, baru-baru ini.
Dalam pelaksanaan tahun ini, komunitas berhasil menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Daging hasil penyembelihan tersebut kemudian dibagikan kepada para anggota tuna rungu yang menjadi binaan komunitas di wilayah Kabupaten Subang.
“Alhamdulillah, di momen Idul Adha yang penuh berkah ini, kami bisa berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan para tuna rungu yang kami bina. Bagi kami, ini bukan sekadar pembagian daging, melainkan bukti bahwa mereka ada, mereka diperhatikan, dan mereka juga bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan kasih sayang,” ungkap Ustad Abu Yusup.
Berdasarkan data yang telah dikumpulkan oleh komunitas, tercatat ada sekitar ratusan penyandang tuna rungu yang berdomisili di wilayah Kabupaten Subang. Jumlah ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengurus, mengingat masih banyak kebutuhan dan potensi yang harus dikembangkan bagi mereka.

Ustad Abu Yusup juga menyampaikan harapan besar agar ke depannya semakin banyak pihak yang peduli, baik itu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, instansi terkait, perusahaan swasta, maupun para donatur dermawan. Dukungan yang diharapkan tidak hanya berupa hewan kurban saat hari raya, namun juga bantuan berkelanjutan lainnya demi menjaga keberlangsungan komunitas dan kesejahteraan anggotanya.
“Kami berharap perhatian dari Pemerintah Daerah dan Dinas terkait tidak hanya berhenti pada bantuan yang bersifat instan saja. Para penyandang disabilitas tuna rungu ini memiliki semangat dan kemampuan. Mereka sangat membutuhkan program kegiatan yang berkesinambungan, pelatihan kerja, hingga pembekalan keterampilan untuk berwirausaha. Tentunya hal ini perlu didukung juga dengan bantuan permodalan agar mereka bisa mandiri dan produktif,” tambahnya.
Komunitas Tuna Rungu Kabupaten Subang terus berkomitmen menjadi wadah pembinaan dan tempat berkumpul, di mana anggotanya bisa saling bertukar ilmu, mendapatkan perlindungan, dan meningkatkan kualitas diri agar bisa berkontribusi bagi masyarakat luas.
Kegiatan berbagi kurban ini pun menjadi langkah awal yang baik, sekaligus ajakan bagi semua elemen masyarakat untuk senantiasa peduli dan hadir di samping saudara kita penyandang disabilitas.(Enjang)











