Polda Jabar | Pelita Investigasi-Polda Jabar menyampaikan imbauan menyejukkan kepada seluruh lapisan masyarakat, mahasiswa, hingga elemen buruh di Tanah Pasundan untuk senantiasa merawat kedamaian wilayah. Mengingat pentingnya keterlibatan publik dalam demokrasi, Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk selalu menghormati dan mengawal hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kebebasan berekspresi tersebut diharapkan senantiasa diiringi dengan rasa tanggung jawab moral demi mengutamakan ketenteraman bersama dengan mengusung semangat “Jaga Rawat Jawa Barat”.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H menegaskan bahwa Jawa Barat dikenal sebagai wilayah yang kaya akan nilai tata krama, kesantunan, dan semangat gotong royong yang kental. Mewakili Polda Jabar, pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan filosofi kebudayaan Sunda sebagai fondasi utama dalam menyuarakan aspirasi. “Menjaga ketertiban umum dan merawat fasilitas publik saat unjuk rasa merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam memperjuangkan kebaikan tanpa harus merusak keindahan serta keharmonisan daerah yang kita cintai,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Senin (24/8/2026)
Aksi unjuk rasa yang berujung pada kerusuhan maupun tindakan anarkis dinilai hanya akan mencederai niat tulus dari perjuangan aspirasi itu sendiri. Kerusakan fasilitas umum, gangguan arus lalu lintas, hingga potensi gesekan fisik di lapangan tidak hanya merugikan masyarakat luas yang sedang beraktivitas, tetapi juga mengancam keselamatan para peserta aksi itu sendiri. Oleh karena itu, Kabid Humas mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab yang berupaya memanfaatkan momentum unjuk rasa demi memicu kericuhan.
Polda Jabar terus mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, dan persuasif dalam memberikan pelayanan serta pengamanan di lapangan. Dialog yang konstruktif dan musyawarah terbuka dinilai jauh lebih efektif sebagai jalan keluar dalam menyampaikan pesan-pesan perubahan ketimbang tindakan konfrontatif. “Kepolisian siap menjadi jembatan yang aman dan kondusif agar setiap tuntutan serta pandangan masyarakat dapat tersampaikan dengan jelas tanpa mengorbankan stabilitas keamanan daerah,” tegas Kabid Humas Polda Jabar.
Kabid Humas mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama sareundeuk saigel, sabobot sabihananean—bahu-membahu menjaga, merawat, dan melindungi Bumi Parahyangan agar tetap aman, nyaman, dan damai bagi semua orang. Jaga Rawat Jawa Barat dari potensi kerusuhan adalah bukti cinta sejati terhadap daerah ini. Dengan menyampaikan pendapat secara tertib, santun, dan dewasa, masyarakat tidak hanya menunjukkan kualitas demokrasi yang tinggi, tetapi juga memastikan masa depan Jawa Barat tetap gemilang dan kondusif bagi generasi mendatang.(Bambang.K/Moh.Asep)











