Beranda Figur BAKO Usung Visi “Manyeti MASAGI”, Siap Dorong Desa Mandiri, Sejahtera dan Religius

BAKO Usung Visi “Manyeti MASAGI”, Siap Dorong Desa Mandiri, Sejahtera dan Religius

3
0

SUBANG, PELITA INVESTIGASI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), dinamika politik desa mulai terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Subang. Di Desa Manyeti, Kecamatan Dawuan, salah satu bakal calon Kepala Desa, Kang Oman, memperkenalkan gagasan pembangunan melalui gerakan BAKO (Baraya Kang Oman).

Kang Oman membawa visi “Manyeti MASAGI”, yang merupakan singkatan dari Mandiri, Sejahtera dan Religius. Visi tersebut menjadi landasan gagasan untuk mendorong Desa Manyeti agar semakin maju dengan mengoptimalkan potensi desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Konsep Desa Mandiri yang diusung BAKO diarahkan pada penguatan kemampuan desa dalam mengelola potensi sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat.

Sementara itu, konsep Desa Sejahtera menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan ekonomi warga serta terciptanya lingkungan sosial yang harmonis.

Sedangkan Desa Religius dimaknai sebagai pembangunan yang tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai salah satu pondasi kehidupan masyarakat. BAKO mendorong keseimbangan antara pembangunan fisik, ekonomi, sosial dan kehidupan keagamaan.

BAKO Siapkan Ambulans untuk Kepentingan Warga

Salah satu perhatian yang ditawarkan BAKO adalah penyediaan kendaraan ambulans untuk warga Desa Manyeti.

Keberadaan ambulans tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika membutuhkan transportasi kesehatan, baik untuk membawa warga menuju puskesmas, rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pelayanan dasar masyarakat. Dengan tersedianya kendaraan ambulans, warga diharapkan dapat memperoleh akses transportasi kesehatan secara lebih cepat dan lancar ketika menghadapi kebutuhan yang mendesak.

Bagi BAKO, pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun desa. Sarana pelayanan sosial seperti ambulans diharapkan dapat memberikan manfaat langsung dan dapat digunakan untuk kepentingan warga sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Mengabdi dengan Hati untuk Desa Manyeti

Melalui slogan “Mengabdi dengan Hati untuk Desa Manyeti”, BAKO membawa semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Kang Oman menilai pembangunan Desa Manyeti membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, pelaku UMKM hingga kelompok masyarakat lainnya.

Gagasan tersebut kemudian dirangkum dalam semangat “Maju Desanya, Bahagia Warganya”, dengan harapan pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan bagi seluruh masyarakat.

Visi Manyeti MASAGI — Mandiri, Sejahtera, Religius kini menjadi salah satu gagasan yang diperkenalkan BAKO kepada masyarakat Desa Manyeti dalam menyongsong kontestasi pemilihan kepala desa.

Pada akhirnya, masyarakat Desa Manyeti yang akan menentukan pilihan. Yang terpenting, setiap gagasan dan program yang ditawarkan hendaknya dapat diwujudkan secara transparan, bertanggung jawab dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Permana.WT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini