Home Hukum & Kriminal Dugaan Pelecehan dan Rayuan: Karyawati Baru di PT Takwang Industrial Subang Alami...

Dugaan Pelecehan dan Rayuan: Karyawati Baru di PT Takwang Industrial Subang Alami Trauma

17
0

Subang – (PI). 11 Juni 2026 ,Seorang karyawati baru di PT Takwang Industrial Indonesia Cabang Kabupaten Subang diduga menjadi sasaran rayuan dan perlakuan istimewa yang mencurigakan dari Asisten Manajer (Asmen) Ka AD yang akrab disapa Bucy. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran dan meninggalkan dampak psikologis bagi korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Media Pelita Investigasi, awalnya korban tidak menaruh curiga kepada Ka AD selaku atasan sekaligus sesama perempuan. Namun lama-kelamaan, korban merasakan adanya perlakuan yang tidak wajar dan terasa istimewa dibandingkan karyawan lain.

“Setiap hari Jumat saya selalu diajak makan di luar kantor, padahal di dalam pabrik sudah ada kantin. Bahkan saat saya sempat dipindah ke lini produksi lain, beliau selalu menarik saya kembali agar tetap berada di Plan A untuk menemaninya. Beliau juga sempat berkata: ‘Kamu tetap di sini saja, asalkan semua perintah saya harus kamu turuti’,” ungkap korban.

Perlakuan itu tidak hanya terjadi di lingkungan kerja. Di luar jam kerja, Ka AD kerap menghubungi korban melalui telepon dan mengajak berjalan-jalan dengan alasan tertentu.

Kabar mengenai perilaku asmen tersebut ternyata sudah menjadi rahasia umum di kalangan karyawan. Sejumlah rekan kerja menyebutkan bahwa Bucy memang dikenal memiliki kebiasaan mendekati karyawati baru, terutama yang berparas cantik, dengan maksud tertentu. Diduga Bucy memiliki orientasi seksual sesama perempuan dan kerap memaksa karyawati untuk menjalin hubungan spesial dengannya.

“Sudah banyak yang tahu kelakuannya. Kalau ada karyawati baru yang cantik, pasti didekati dan diberi perlakuan istimewa, lalu perlahan dipaksa untuk menjadi pasangannya,” ujar salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Keluarga korban mengaku khawatir melihat kondisi putrinya yang kini mengalami tekanan batin dan trauma psikologis. Awalnya keluarga berencana mendatangi langsung pihak manajemen pabrik, namun dicegah oleh korban yang merasa takut dan khawatir akan nasibnya di kemudian hari.

“Sampai saat ini kami masih bermusyawarah apakah akan melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib atau menyampaikannya melalui jalur internal perusahaan. Yang jelas, kondisi mental anak kami terganggu akibat perlakuan tersebut,” tegas salah satu anggota keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Takwang Industrial Indonesia Cabang Subang belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut. Sementara itu, keluarga korban berharap kasus ini segera mendapat perhatian agar tidak terulang pada karyawati lain dan tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh pekerja. (Enjang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here