Beranda Pendidikan Apud Setiawan, S.T., M.M. Paparkan Langkah Strategis Pasca Mengemban Amanah Sebagai Sekretaris...

Apud Setiawan, S.T., M.M. Paparkan Langkah Strategis Pasca Mengemban Amanah Sebagai Sekretaris Disdikbud Subang

35
0

Subang – (PI). Pasca resmi mengemban amanah baru sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdisdikbud) Kabupaten Subang, Apud Setiawan, S.T., M.M., langsung tancap gas. Sebagai motor penggerak administrasi dan tata kelola dinas, akan merumuskan langkah-langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan optimal demi mewujudkan visi besar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Heri Sopandi) .

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa. Kita harus bergerak cepat, tepat, dan berdampak langsung pada kualitas pendidikan di Subang,” ujar Apud Setiawan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sekdisdikbud Subang telah menyusun 3 Langkah Utama yang akan segera ditempuh:

1. Konsolidasi Internal: Memperkuat Fondasi Rumah Tangga Dinas

Langkah awal dan paling krusial yang dilakukan adalah memperkuat soliditas di dalam tubuh Disdikbud sendiri.

Harmonisasi Kerja: Membangun komunikasi yang kuat, menyamakan persepsi, dan mencairkan ego sektoral antar bidang, seksi, hingga sub-bagian.

Peningkatan Etos Kerja: Menata kembali manajemen internal agar lebih transparan, akuntabel, dan responsif dalam memberikan pelayanan, baik kepada insan pendidik maupun masyarakat luas.

2. Menjabarkan Visi Kadisdikbud Melalui Roadmap Pendidikan 3 Pilar

Sebagai tulang punggung dinas, Apud berkomitmen penuh menjabarkan dan mengawal visi Kepala Dinas secara konkret ke yaitu Roadmap (Peta Jalan) Pendidikan Subang yang bertumpu pada 3 Pilar Utama.

Pilar 1: Perbaikan Infrastruktur & Lingkungan Pembelajaran

Memastikan sekolah-sekolah di Subang menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak didik melalui percepatan rehabilitasi dan pemenuhan sarana-prasarana pendidikan yang layak.

Pilar 2: Akses Layanan & Peningkatan Kompetensi GTK yang Berkeadilan

Memperluas akses pendidikan merata ke seluruh pelosok Subang, sekaligus meningkatkan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Distribusi pelatihan dan peningkatan kapasitas akan dilakukan secara adil dan merata, agar mutu pendidikan tidak lagi berpusat di perkotaan saja.

Pilar 3: Penguatan Profil Lulusan (Siswa)

Fokus pada hasil akhir (output) siswa. Tidak hanya unggul secara akademik melalui program seperti Ujian Kompetensi Akademik (TKA), tetapi juga kuat secara karakter berlandaskan kearifan lokal (Panca Waluya) dan nasional (7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat).

3. Strategi “Pendidikan Ngabret”: Berlari Mengejar Ketertinggalan

Menjawab tantangan zaman, pendidikan di Subang tidak bisa lagi sekadar berjalan, melainkan harus Ngabret (berlari cepat dengan akselerasi tinggi). Strategi yang disiapkan meliputi:

Digitalisasi & Debirokratisasi: Memotong alur birokrasi yang berbelit-belit dengan mengoptimalkan sistem digital guna mempercepat pelayanan administrasi sekolah dan guru.

Kolaborasi Pentahelix: Menggandeng sektor swasta, komunitas, akademisi, dan media untuk ikut serta membangun dunia pendidikan Subang secara gotong royong.

Target Berbasis Output: Setiap program kerja tidak lagi sekadar menghabiskan anggaran (serapan), tetapi wajib memiliki indikator capaian yang jelas dan dirasakan langsung manfaatnya oleh sekolah.

“Disdikbud harus menjadi motor penggerak perubahan (Disdikbud Berubah). Dengan konsolidasi yang kuat di dalam dan *roadmap* yang jelas di lapangan, kita optimis pendidikan di Kabupaten Subang bisa ‘Ngabret’ dan mencetak generasi emas yang membanggakan,” pungkas Apud Setiawan.(Enjang Black)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini