SUBANG | PELITA INVESTIGASI – Minat investor menanamkan modal di Kabupaten Subang terus meningkat tajam. Posisi wilayah yang strategis, tidak jauh dari Jakarta, menjadi salah satu daya tarik utama. Hal ini semakin diperkuat dengan ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai, seperti beroperasinya Pelabuhan Patimban untuk kegiatan ekspor-impor serta jaringan jalan tol yang menghubungkan berbagai wilayah. Selain itu, kemudahan pelayanan perizinan dari Pemerintah Daerah juga dinilai menjadi faktor pendorong yang signifikan.
Namun, di tengah semangat menggeliatnya perekonomian daerah, ada satu hal yang menjadi penekanan penting: manfaat besar ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat Subang sendiri, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.

H. Adik LP Solihin, S.H., Anggota DPRD Subang Komisi II dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menegaskan hal tersebut. Sebagai wakil rakyat yang konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, ia memberikan peringatan tegas kepada para pengusaha.
“Jika diperlukan, kami akan memanggil investor yang tidak memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar. Kedatangan investor ke Kabupaten Subang ini tidak hanya sekadar mendorong pertumbuhan angka ekonomi semata, melainkan harus mampu menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. Agar manfaat dari investasi ini bisa dirasakan nyata oleh setiap warga masyarakat Subang,” ujarnya.
Pembangunan pabrik dan masuknya berbagai perusahaan diharapkan dapat membawa dampak positif yang luas, bukan hanya bagi pemilik modal, melainkan juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan meningkatkan taraf kesejahteraan warga setempat.
Pelita Investigasi mencatat, kemudahan investasi harus sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan. Pengawasan ketat dari pihak legislatif dan eksekutif sangat diperlukan agar tidak terjadi kesenjangan, serta agar kehadiran investor benar-benar membawa berkah dan kemajuan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Subang.(Enjang Black)











