Home Daerah UMKM Kubisa Kutawaringin Pernah Raup Rp18 Juta di Bazar Ramadan, Tahun Ini...

UMKM Kubisa Kutawaringin Pernah Raup Rp18 Juta di Bazar Ramadan, Tahun Ini Menurun

323
0
Suasana Bazar Ramadan 1447 H yang diikuti pelaku UMKM di Kabupaten Bandung, Minggu (8/3/2026)

BANDUNG (PI) – Sejumlah pelaku UMKM yang mengikuti Bazar Ramadan 1447 H yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mengaku mengalami penurunan omzet dibandingkan kegiatan serupa pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Dadah Khodijah, salah satu peserta UMKM asal Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, saat ditemui di lokasi bazar yang digelar sejak 5 Maret 2026 dan berakhir pada Minggu (8/3/2026).

“Terima kasih kepada Disperdagin Kabupaten Bandung beserta jajarannya yang sudah memfasilitasi kami para pelaku UMKM untuk lebih berkembang,” ujar Chuneng, sapaan akrab Dadah Khodijah.

Namun demikian, Chuneng mengatakan pada pelaksanaan Bazar Ramadan tahun ini omzet penjualannya mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan kegiatan serupa pada tahun lalu.

“Tahun kemarin kita omsetnya bisa mencapai Rp18 juta, sekarang agak menurun karena kita dipisah-pisah jadi satu meja tiga orang,” ujarnya.

Kegiatan bazar yang diikuti para pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung tersebut dinilai menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat.

Chuneng sendiri merupakan anggota komunitas UMKM Kubisa Kecamatan Kutawaringin yang diketuai Wiwin Winarsih.

Menurut Chuneng, komunitas UMKM Kubisa berdiri sejak 2023 dengan pusat kegiatan berada di Jalan Terusan Soreang–Cipatik, Kampung Batugajah RT 002/016, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Saat ini komunitas tersebut telah memiliki 26 anggota yang memproduksi berbagai jenis makanan olahan, seperti lumpia sekarwangi, gurilem, keripik kaca, basreng, kerupuk gurilem, dan produk lainnya.

Untuk pemasaran, produk-produk UMKM Kubisa antara lain dipasarkan melalui sejumlah toko pusat oleh-oleh serta ritel seperti Borma dan Bunafest.

Chuneng berharap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat terus memfasilitasi pemasaran produk UMKM agar pelaku usaha kecil bisa terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Ia juga berharap kegiatan bazar produk UMKM di Kabupaten Bandung dapat terus digelar dan diperbanyak sebagai sarana promosi bagi para pelaku usaha.

(Reporter: Uus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here