Subang | PelitaInvestigasi – KPKH menyoroti maraknya kontraktor dari luar Subang yang mendapatkan paket Pengadaan Langsung <400 Juta di OPD Kab. Subang.
“Kami sebut ini INVASI. Uang APBD Subang yang harusnya muter di pasar, warung, dan tukang Subang, malah dibawa pulang ke daerah lain,” ujar `Pram Pratomo Qodarian, Ketua KPKH.
3 BAHAYA INVASI KONTRAKTOR LUAR
1. DARAH EKONOMI BOCOR : Estimasi puluhan miliar uang APBD lari tiap tahun. UMKM lokal mati, pengangguran naik.
2. KUALITAS JELEK : Proyek asal jadi. Rusak setahun. Karena tidak ada rasa memiliki terhadap Subang.
3. RAWAN KORUPSI : Sistem PL <400jt rawan tunjuk langsung. Jadi lahan bancakan oknum dan “cukong” dari luar.
“Ini sama saja Pemerintah Subang memberi karpet merah untuk memiskinkan rakyatnya sendiri,” tegas Pram.
4 TUNTUTAN KPKH
1. BUAT PERBUP “PRO SUBANG FIRST : Wajibkan 100% paket <400jt untuk kontraktor ber-KTP Subang & berdomisili Subang
2. BUKA DATA TRANSPARAN: Publikasikan semua pemenang PL di website: Nama, Alamat, Nilai, OPD. Biar ketahuan siapa yang main
3. SANKSI OPD : Kepala OPD yang tidak berpihak ke UMKM lokal diberi sanksi kinerja.
“Pak Bupati. Bangun Subang harus dengan tangan orang Subang.
Jangan sampai anak Subang jadi penonton di tanah sendiri.
Uang rakyat harus untuk rakyat Subang,” kata Pram.(Enjang Black)











