Home Daerah Proyek Gagal Kontruksi Dan Mangkrak di Pemkab Majalengka, Akan Dilaporkan Ketua LSM...

Proyek Gagal Kontruksi Dan Mangkrak di Pemkab Majalengka, Akan Dilaporkan Ketua LSM AKSI Ke APH

56
0

Majalengka-(PI).Program Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk meningkatkan pembangunan ruas jalan Mekarjaya – Sanyere  di Kecamatan Kertajati tahun anggaran 2021 lalu tidak begitu sukses., Memang awalnya disambut positif oleh masyarakat setempat dampak pembangunan jalan tersebut guna memperlancar arus trasportasi terhadap masyarakat.

Namun disisi lain masyarakat setempat sangat menyayangkan pengerjaan pembangunan jalan tersebut disinyalir terjadi penyimpangan, yang dilakukan oleh oknum perusahaan yang megerjakan proyek, mengingat dari hasil pantauan masyarakat bahwa jalan yang dibangun pada tahun 2021itu kini sudah mulai rusak parah

Baru hitungan bulan  dibangun jalan ini sekarang sudah mulai rusak parah, fakta kondisi sekarang jalan tersebut sudah rusak parah, di sepanjang badan jalan terlihat jelas aspal Hotmix terkelups, retak amblas, jalan berlubang di genangi air hujan bahkan  rumput-rumput mulai tumbuh di badan jalan ini artinya aspal yang di pasang tidak terlalu tebal, kami sangat menyayangkan pengerjaan jalan yang seperti ini, sedangkan ini adalah salah satu fasilitas untuk memperlancar trasnportasi kami dalam mendistribusikan hasil perkebunan,” Ujar salah satu warga.

Menurut pantauan Ketua LSM (AKSI) Jawa Barat  Warlan SE melakukan kroscek dilapangan, ternyata hasil proyek jalan hotmix yang di kerjakan oleh dinas pekerjaan umum Tata Ruang ( PUTR )    Kabupaten Majalengka pada tahun 2021 lalu di kerjakan asal-asalan, hal ini terbukti dalam temuannya di lapangan kondisi hasil pekerjaan sangat menghawatirkan, keruksakan jalan sangat parah sekali yang saat ini muncul ke permukaan di bagian fisik jalan hotmix yang baru di bangun pada tahun 2021 lalu.

Kami turun kelapangan karena mendapat laporan dari masyarakat Sanyere  kabupaten Majalengka dan mereka kecewa atas hasil Proyek jalan yang baru dibangun tersebut tidak berkualitas, sehingga dinilai kontraktor yang mengerjakan proyek ini terlalu banyak mengambil keuntungan, Untuk menindak lanjuti informasi yang diberikan masyarakat tersebut pada bulan Janwari awal 2021 kami telah melakukan survei ke lapangan untuk mengecek pekerjaan tersebut“ Kata ketua LSM AKSI Warlan SE ketika memberikan keterangan kepada media redaksi Pelita Investigasi com.

Warlan juga menjelaskan, setelah dicek kelapangan, diketahui bahwa banyak proyek peningkatan jalan hotmix dikabupaten Majalengka di Kerjakan tidak sesuai spek dan menghasilkan mutu kualitas yang sangat buruk, kata Warlan ke  Proyek di Kabupaten Majalengka tahun 2021 bisa di bilang gagal kontruksi dan banyak yang mangkrak

Kata Warlan Berapa Proyek yang Gagal Kontruksi seperti Proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Mekarjaya – Sanyere  Lokasi di Kecamatan Kertajati dengan Nilai Anggaran Rp 7.235.033.600,00 yang dikerjakan oleh rekanan Dinas PUTR Kabupaten Majalengka dengan pihak Penyedia PT DELIMA DJAYA INTILAND Perbaikan Jalan Maja – Garaswastu anggaran Rp 2.009.559.700,00 Penyedia CV RAHMAT Pemeliharaan Jalan Jatitujuh – Sumber anggaran Rp 4.191.546.017,59 Itu baru beberapa contoh pekerjaan jalan di dinas PUTR Kabupaten Majalengka yang Gagal Kontruksi,  dengan alasan dan fakta dari mulai pengerjaan sesuai hasil investigasi dari beberapa LSM mengatakan, bahwa dari mulai pekerjaan awal selain dikerjakan secara asal, matrial yang di gunakan untuk pemadatan lapisan bawah jalan LPB mengunakan matrial obrog, barangkal Attas bercampur tanah,

Menurut Warlan, ya pantas sekarang proyek jalan baru seumur jagung kondisinya sangat memprihatinkan, walaupun proyek tersebut masih dalam pemeliharaan tanggung jawab kontraktor tapi Sy nilai kalau keruksakan parah seperti itu jelas ada kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan, dan pungsi pengawasan dari dinas perlu di pertanyakan dan apa kerjanya konsultan sampai terjadi seperti itu.”Ucap, Warlan.

Menindak lanjuti informasi masyarakat dan pengecekan langsung kelapangan terhadap proyek tersebut Lanjut Warlan SE Saat ini kami sedang mengumpulkan data terkait proyek ini, setelah semua selesai dan jika kami menemukan indikasi bahwa proyek ini telah terjadi korupsi maka kami akan melaporkannya ke pihak APH.”Pungkasnya.(Team PI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here