Home Daerah Diduga Ada Kongkalikong Pelaksanaan Proyek Hotmix Dana Desa 2026, Aktivis Minta APH...

Diduga Ada Kongkalikong Pelaksanaan Proyek Hotmix Dana Desa 2026, Aktivis Minta APH Turun Tangan

13
0

Subang – (PI). Pelaksanaan proyek peningkatan jalan lingkungan berupa hotmix di Kampung Sudarejo RT 12 RW 03, Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, kini menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, kualitas pekerjaan di lapangan diduga tidak maksimal meski menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2026.

Dari hasil pantauan di lokasi, permukaan hotmix terlihat tidak merata, terdapat bagian yang diduga tipis, serta sisi jalan tampak kurang rapih. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya permainan dalam pelaksanaan kegiatan proyek desa tersebut.

Pada papan kegiatan tertulis proyek memiliki volume sepanjang 356 meter dan dilaksanakan oleh TPKD menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Namun masyarakat menyoroti papan informasi proyek yang dinilai tidak transparan karena nominal anggaran tidak terlihat jelas.

Sejumlah warga menduga terdapat kongkalikong antara pihak TPKD dengan pemerintah desa dalam pelaksanaan kegiatan proyek hotmix tersebut. Dugaan itu muncul karena hasil pekerjaan dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang digunakan.

“Kalau melihat hasilnya seperti ini, masyarakat jadi curiga. Jangan sampai ada dugaan kongkalikong atau permainan anggaran dalam proyek Dana Desa,” ujar salah seorang warga.

Ketua LSM Kompak, Dedi Rosyadi SM.HK, meminta Inspektorat Kabupaten Subang serta Aparat Penegak Hukum (APH) tidak tinggal diam dan segera melakukan audit teknis maupun pemeriksaan administrasi terhadap proyek tersebut.

“APH dan Inspektorat harus turun langsung ke lapangan. Periksa volume, kualitas hotmix, ketebalan aspal, hingga penggunaan anggaran. Jangan sampai Dana Desa dijadikan bancakan oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya.

Ia juga menilai pengawasan terhadap proyek Dana Desa di Kabupaten Subang harus diperketat karena proyek infrastruktur desa dinilai rawan terjadi dugaan mark-up maupun pengurangan spesifikasi pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Kasomalang Wetan maupun TPKD belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan kongkalikong dan kualitas pekerjaan hotmix yang menjadi sorotan masyarakat. (Permana WT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here